Latitudes Contemporaines

Finansial Penting Untuk Pendidikan

perencanaan finansial untuk pendidikan

Pentingnya pendidikan yang kamu rasakan mungkin menjadi penguat kamu untuk terus menunjang karir agar finansial kamu baik dalam kehidupan harian maupun pendidikan. Namun tidak sedikit pula yang berpikir pendidikan tidak penting, alasannya sekolah hanya membuang-buang uang saja dan lebih mengutamakan langsung berkerja karena sudah jelas langsung mendapatkan uang walau menggunakan tenaga dan otot/ melakukan pekerjaan berat.

Padalah awal mula tercapainya finansial yang baik bisa berawal dari pendidikan yang baik pula lho. Seperti definisinya pendidikan adalah pembelajaran pengetahuan, keterampilan, dan kebiasaan sekelompok orang yang diturunkan dari satu generasi ke generasi berikutnya melalui pengajaran, pelatihan, atau penelitian. Pendidikan merupakan hal penting dan utama. Karena hal itu kamu sebagai orang tua harus membuat perencanaan finansial untuk pendidikan atau untuk kamu yang akan meneruskan pendidikan. Agar pengeluaran nanti untuk anakmu sekolah atau untuk dirimu sendiri melanjutkan study, kamu tidak bingung lagi. Untuk itu kamu harus memiliki persiapan yang matang.

Finansial sendiri berperan penting untuk kelanjutan pendidikan kamu dan anak-anakmu baik di massa sekarang maupun nanti. Kemampuan menyangkut keuangan dan memecahkan masalah keuangan ini bersifat krusial. Oleh karena itu ada beberapa hal yang kamu perlu perhatikan terkait perencanaan finansial untuk pendidikan dan cara memenuhi kebutuhan finansialmu untuk pendidikan, Yuk simak pembahasan berikut ini:

  1. Perencanaan Keuangan

Langkah paling dekat yang bisa kamu mulai yaitu dengan memperhitungkan keuangan bulananmu baik untuk kehidupan harian maupun pendidikan. Kamu harus memiliki buku perencanaan finansial untuk pendidikan dan juga catatan kebutuhan bulanan agar semua tertata dan dapat dimaksimalkan dalam pemakaiannya.

  1. Memulai Usaha

Kamu bisa memulai usaha kecil-kecilan seperti berjualan sembako di rumah atau bagi kamu yang suka memasak bisa dengan menjual makanan seperti kue, cemilan, atau lauk matang. Keuntungan dari hasil dagang bisa kamu sisihkan untuk keperluan pendidikan. Dengan begitu perencanaan finansial untuk pendidikanyang kamu inginkan dapat berjalan lancar.

  1. Memperhitungkan Biaya Pendidikan

Sebagai acuan dan pegangan kamu untuk menghadapi kehidupan pendidikan yang akan datang kamu bisa memperhitungkan biaya pendidikan. Berikut gambaran cara menghitung biaya pendidikan agar kamu memiliki gambaran jelas.

Misalnya biaya masuk SD anak tahun ini adalah Rp. 6.000.000, dengan asumsi kenaikan sebesar 10% , maka 3 tahun ke depan biaya masuk SD diperkirakan sebesar 6.000.000 x 1,1, x 1,1 x 1,1 = Rp. 7. 665.000. Jika, 2 tahun lagi akan masuk sekolah, berarti orang tua akan menabung sebanyak, Rp. 7. 665.000 : 36 = Rp. 212.916,-

Gambaran pembiayaan pendidikan membantuk kamu memaksimalkan finansial dan bisa semakin menghemat dan terus bekerja keras agar perencanaan finansial untuk pendidikan tidak terhambat.