Latitudes Contemporaines

Tahapan & Biaya Cek Kesuburan Pria

Biaya Cek Kesuburan Wanita

Biaya cek kesuburan wanita dan tahapan pemeriksaan kesuburan pada pria berbeda dan perlu diketahui jika memang mengalami masalah infertilitas. Dengan melakukan pemeriksaan kesuburan, faktor-faktor yang menyebabkan infertilitas bisa diketahui dengan pasti sehingga penanganan dan tindakan yang tepat bisa diambil. Di bawah ini adalah informasi tentang tahapan pemeriksaan kesuburan pada pria dan biaya yang dibutuhkan.

Tahapan Pemeriksaan Kesuburan Pria

  • Analisis Sperma

Tahapan pertama adalah pasien akan diminta untuk memberikan sampel air mani atau spermanya untuk diperiksa.

  • USG

Tidak hanya bisa digunakan untuk memeriksa kandungan, USG juga bisa digunakan untuk memeriksa kemungkinan adanya gangguan pada organ reproduksi pria.

  • Pemeriksaan Hormon

Pemeriksaan ini dilakukan untuk melihat kadar hormon pada pasien pria apakah normal atau tidak. Kadar hormon yang diperiksa terutama adalah hormon testosteron.

  • Biopsi Testis

Biopsi testis adalah sebuah tes yang bertujuan memeriksa kemungkinan adanya gangguan pada produksi sperma. Namun, tidak semua pasien pria harus menjalaninya. Hanya beberapa kasus saja yang membutuhkan tes biopsi testis ini.

  • Pemeriksaan Chlamydia

Chlamydia adalah penyakit yang bisa menyebabkan infertilitas atau kemandulan. Sehingga, pemeriksaan Chlamydia perlu dilakukan dalam tahapan pemeriksaan kesuburan. Pemeriksaan ini berhubungan dengan kemungkinan adanya gangguan fisik yang menyebabkan infertilitas.

  • Pemeriksaan Genetik

Infertilitas bisa disebabkan oleh 3 hal, yaitu gangguan fisik, gangguan psikologi, dan kelainan genetik. Karena itu, pemeriksaan genetik penting untuk dilakukan.

Biaya Cek Kesuburan Wanita dan Pria

Pada dasarnya, jenis kelamin tidak membedakan biaya pemeriksaan kesuburan. Biaya pemeriksaan kesuburan pada pria dan wanita umumnya sama. Yang membedakan hanyalah tempat dimana pasien melakukan pemeriksaan tersebut. Setiap rumah sakit dan klinik tentu menentukan harga yang berbeda untuk layanan mereka. Biaya pemeriksaan kesuburan berkisar dari ratusan ribu rupiah hingga jutaan rupiah. Sekitar Rp. 300.000 hingga Rp. 4.000.000. Besarnya biaya bergantung pada jenis pemeriksaan yang Anda pilih.

Disarankan untuk datang langsung ke rumah sakit yang dituju atau mengakses situs resmi rumah sakit untuk mengetahui pasti berapa biaya cek kesuburan wanita.

Mengenal Fungsi Hormon FSH dan LH

Hormon Reproduksi

Di dalam sistem reproduksi baik pria dan wanita terdapat sejumlah hormon, terutama hormon reproduksi. Untuk kedua jenis hormon reproduksi tersebut seperti hormon FSH dan juga hormon LH. Jenis hormon ini memiliki peran bahkan fungsi yang penting pada wanita dan juga pria. Lalu, apa fungsi hormon FSH dan LH? Simak jawabannya di bawah ini. 

Pengertian dan Fungsi Hormon FSH dan LH

Hormon FSH atau Follicle Stimulating Hormone adalah hormon yang bertanggung jawab dalam mengatur produksi sel telur pada wanita dan juga sperma pada pria. Sedangkan untuk hormon LH atau Luteinizing Hormone adalah hormon yang akan saling bekerja sama dengan hormon FSH bagi para wanita agar nantinya siklus menstruasi bisa tetap normal. Sedangkan untuk para pria, hormon ini akan menjaga testis selama masa reproduksi. 

Seluruh hormon yang diproduksi serta dihasilkan dari dalam tubuh ini berasal dari Hipotalamus yang merupakan bagian kecil yang berada di pusat otak dan nantinya berhubungan secara langsung dengan kelenjar Pituitari. Untuk lebih memahami tentang kedua jenis hormon ini, maka simaklah penjelasan tentang fungsi hormon FSH dan LH sebagai berikut ini:

  • Hormon FSH

Sebenarnya kedua hormon ini sama-sama saling berperan penting. Di mana fungsi hormon FSH yang berkolaborasi dengan hormon LH akan memastikan siklus menstruasi setiap bulannya. Nantinya kedua hormon ini akan saling memacu pertumbuhan sekaligus kematangan dari sel telur. Hal ini juga akan dimulai dari awal pembentukan, ovulasi, pelepasan sel telur dari ovarium dan proses terakhir yaitu menstruasi itu sendiri.

Pada masa subur, nantinya hormon estrogen akan mengirimkan sinyal pada kelenjar pituitari untuk menghentikan produksi hormon FSH dan memulai untuk memproduksi hormon LH. Sedangkan bagi pria, hormon ini memiliki fungsi untuk membentuk sel sperma dengan baik. 

  • Hormon LH

Sedangkan untuk fungsi dari hormon LH sendiri adalah membantu untuk memicu ovulasi atau pelepasan sel telur dari ovarium. Nantinya hormon LH sendiri ini yang akan memaksimalkan dan juga memicu ovulasi. Nantinya folikel sel telur yang sudah dilepaskan akan berubah menjadi korplus luteum atau folikel kosong.

Nantinya folikel kosong ini akan melepaskan hormon progesteron untuk menebalkan jaringan dinding pada rahim dan juga akan menjaga apabila nanti akan terjadi kehamilan. Untuk pria, fungsi dari hormon ini sendiri adalah hormon yang akan merangsang sel leydig sehingga menghasilkan testosteron atau hormon seks yang bisa menghasilkan sperma. 

Setelah mengenal tentang pengertian sekaligus fungsi hormon FSH dan LH, maka ada beberapa hal penting yang harus Anda lakukan. Di mana beberapa hal penting tersebut seperti melakukan pemeriksaan rutin. Tentu hal ini bertujuan untuk menjaga kesuburan dan juga kesehatan dari hormon reproduksi Anda. 

Tips Meningkatkan Kesuburan Selain dengan Konsumsi Madu Penyubur Kandungan

Madu Penyubur Kandungan

Saat Anda berencana menambah momongan dalam keluarga kecil Anda, Anda mungkin mencari-cari cara untuk meningkatkan kesuburan. Kesuburan menjadi salah satu masalah yang harus diatasi agar lekas mendapatkan buah hati. Beragam cara bisa ditempuh untuk mengatasi masalah kesuburan mulai dari berkonsultasi dengan dokter hingga mengkonsumsi makanan yang membantu meningkatkan kesuburan seperti madu penyubur kandungan.

Konsumsi Madu

Ya, mengkonsumsi madu adalah salah satu saran yang sering disampaikan kepada pasangan suami-istri yang ingin lekas mendapatkan momongan. Apakah benar madu bermanfaat untuk meningkatkan kesuburan dan bahkan mengatasi masalah kesehatan reproduksi? Meskipun belum ada bukti ilmiah, beberapa studi mengatakan bahwa madu bermanfaat untuk meningkatkan produksi dan kualitas sel telur pada wanita. Selain itu, pria juga bisa mendapatkan manfaat dari madu untuk meningkatkan kualitas sperma. Sekali lagi, belum ada bukti ilmiah atas klaim ini sehingga ada baiknya Anda juga mengikuti langkah lain untuk meningkatkan kesuburan.

Menambah Asupan Buah dan Sayur

Selain mengkonsumsi madu penyubur kandungan, langkah lain yang perlu Anda lakukan untuk meningkatkan kesuburan adalah dengan menambah asupan buah dan sayur yang mempunyai kandungan seng, folat, beta karoten, vitamin E, dan vitamin C yang berfungsi sebagai antioksidan dalam tubuh. Dengan mengkonsumsi buah dan sayur yang kaya antioksidan, radikal bebas yang merusak sel telur dan sperma bisa ditangkal.

Meningkatkan Asupan Kalori di Pagi Hari

Kemudian, Anda juga perlu memperhatikan asupan kalori Anda jika ingin menjaga kesuburan. Anda disarankan untuk mengkonsumsi kalori lebih banyak di pagi hari. Akan tetapi, asupan kalori perlu Anda batasi di malam hari. Dengan demikian, produksi hormon kesuburan pada pria dan wanita bisa ditingkatkan. Konsumsi gula perlu Anda batasi. Alih-alih menggunakan gula, Anda bisa menggantinya dengan pemanis alami, seperti madu penyubur kandungan.

Mengkonsumsi Lemak Sehat

Makanan dengan kandungan lemak jahat sebaiknya Anda kurangi atau hindari sama sekali. Makanan yang mengandung lemak jenuh dan lemak trans akan menyebabkan berat badan naik dengan cepat. Perlu diingat, berat badan berlebih bisa menjadi faktor pengganggu kesuburan.