Latitudes Contemporaines

Mengenal Cara Kerja Perusahaan Payment Gateway

Ilustrasi seorang pekerja perusahaan payment gateway

Seperti diketahui bersama, teknik kerja atau cara kerja perusahaan payment gateway, ini tidak terlalu sulit. Bahkan bisa dibilang, teknik kerja yang diberikan oleh perusahaan ini untuk melakukan transaksi online ini terbilang sangat sederhana, mulai dari :

1. Konsumen

Proses transaksi akan dilakukan pertama kali oleh pihak konsumen. Dimana para konsumen yang sudah menemukan produk yang dicari, maka akan mulai mempersiapkan proses pembayaran. Umumnya pihak konsumen akan memilih salah satu dari beberapa metode pembayaran yang diberikan oleh pihak penjual.   

2. Toko online

Berikutnya adalah dari pihak toko online. Kali ini pihak toko online akan mengirimkan data pembelian, yang dilakukan oleh pihak konsumen tersebut, ke penyedia payment gateway. Ketika konsumen selesai melakukan transaksi pembayaran. Maka transaksi tersebut akan diteruskan ke bank atau juga institusi keuangan yang terkait.  

3. Payment gateway

Kali ini giliran perusahaan payment gateway yang akan bekerja. Dimana setelah memperoleh data dari pihak penjual, tentang berbagai macam hal yang dibeli oleh pihak pembeli, serta data pembayaran yang dilakukan, maka pihak payment gateway akan langsung memprosesnya.

4. Payment processor

Payment processor sendiri adalah, perusahaan keuangan yang bekerja di belakang layar. Disini pihak payment processor sendiri, akan menyediakan semua layanan yang dibutuhkan oleh para pebisnis online. Jadi setelah disetujui oleh perusahaan payment gateway, maka transaksi keuangan akan diteruskan ke payment processor. Yang tidak lain adalah bank yang ditunjuk oleh pihak penjual atau juga pembeli. Yang menarik disini adalah, bisa saja transaksi pembayaran tersebut tidak disetujui, jika ada data atau hal-hal yang dirasa salah.

Jadi ketika Anda ingin melakukan transaksi pembayaran, sebaiknya cek terlebih dahulu, semua data yang diberikan, mulai dari nama, jumlah pembayaran, dan data lainnya. agar proses approval atau transaksi segera diproses dan di acc oleh pihak bank.

5. Bank

Setelah pihak bank menyetujui permintaan transaksi pembayaran tersebut, maka akan mengirimkan balasan secara langsung ke processor. Balasan yang dimaksud adalah dengan menggunakan kode khusus, sebagai konfirmasi apakah transaksi yang dilakukan berhasil atau gagal.  

6. Merchant

Kembali processor akan mengirimkan hasil report dan kode yang diberikan oleh pihak bank ke perusahaan payment gateway. Informasi tersebut nantinya akan diteruskan ke website yang dimiliki oleh pihak penjual, dan report ke pihak pembeli. Jika transaksi yang dilakukan dinyatakan berhasil.

Yang menarik dari semua proses yang disebutkan di atas. Semuanya dilakukan secara cepat, bahkan hanya dalam hitungan detik, atau paling lama hitungan menit. Lantaran semuanya dilakukan secara online, menggunakan sistem, dan software tertentu. Yang pastinya menggunakan sistem keamanan yang terjamin. Dari ulasan di atas, sedikit banyak, kini Anda sudah mulai mengerti, bagaimana cara transaksi pembayaran, yang dilakukan oleh perusahaan payment gateway tersebut.

Syarat Umum Pendaftaran Masuk PKN-STAN

Ilustrasi belajar

Masuk PKN STAN atau Politeknik Keuangan Negara STAN yang dibawahi langsung oleh Badan Pendidikan dan Pelatihan Keuangan Kementerian keuangan Republik Indonesia tentu menjadi “Big Dream” yang harus diwujudkan. Pendidikan tinggi kedinasan ini memiliki 4 jurusan. Kepabeanan dan Cukai, Pajak, Akuntansi, dan juga Manajemen Keuangan yang memberikan penempatan dinas kerja di berbagai kantor kedinasan keuangan negara seperti Dirjen Pajak, Kementerian Keuangan, dan juga Bea cukai.

Oleh sebab itulah tidak sedikit siswa SMA atau SMK yang melakukan banyak persiapan agar dapat masuk PKN STAN. seperti mempelajari tes SPMB seperti SKD (TIU, TKP, TWK), TBI dan TPA. Agar materi dapat dipelajari secara maksimal banyak orangtua murid yang mendaftarkan anaknya pada bimbel online agar dapat lolos masuk PKN STAN. Selain memahami materi tes, kamu juga harus tahu macam-macam syarat umum Pendaftaran masuk PKN STAN yang wajib terpenuhi.

Memenuhi syarat umur

Bagi kamu yang berniat untuk melakukan pendaftaran masuk, PKN STAN memberikan batasan usia bagi kamu para pendaftar. Batas usia pendaftaran yang ditentukan yakni minimal 17 tahun dan maksimal 20 tahun, dengan rata-rata merupakan lulusan SMA/SMK sederajat.

Menamatkan pendidikan SMA/SMK sederajat

Seperti yang telah disebutkan diatas, jika syarat pendaftaran masuk PKN STAN adalah mereka yang telah lulus SMA/SMK sederajat. Akan tetapi tidak sedikit banyak lulusan SMK yang merasa minder dan bertanya-tanya, “apakah lulusan SMK dapat masuk PKN STAN?”. Perlu untuk kamu ketahui jika, PKN STAN memperbolehkan siswa SMK dari berbagai jurusan dapat ikut mendaftar untuk mengikuti seleksi masuk perguruan tinggi STAN. Jadi mau kamu SMK, MA, atau SMA kamu tetap memperoleh kesempatan yang sama. Dan untuk persiapan pendaftaran masuk lebih matang, mengambil bimbel online dapat menjadi cara yang tepat, dalam penguasaan materi tes.

Tidak ada cacat fisik dan fisik dalam keadaan sehat

Sebagai pendidikan tinggi kedinasan, tentu PKN STAN memberikan syarat untuk mewajibkan calon pendaftar dalam kondisi badan yang sehat dan memastikan jika kandidat tidak memiliki riwayat penyakit berbahaya, dan tentunya tidak memiliki kecacatan pada fisik. 

Bahkan buat kamu yang bergabung dengan bimbel online, kamu juga akan mendapatkan pelatihan fisik guna mengetahui serta melatih kondisi dan kesehatan tubuhmu.  

Lengkapi syarat khusus yang ditentukan

Tidak berbeda jauh dengan pendidikan kepolisian atau pendidikan militer, dimana dalam program studi tertentu di jurusan PKN STAN, terdapat syarat khusus yang wajib untuk dipenuhi. Agar dapat lolos bagi kamu para laki-laki wajib memiliki tinggi badan minimal 165 cm dan untuk perempuan minimal 155 cm. Syarat ini dikhususkan untuk Prodi jurusan kepabeanan dan cukai yang memiliki penugasan dinas di berbagai wilayah Indonesia seperti pelabuhan, perbatasan, dan juga di bandara. 

Kedua mata berfungsi normal alias tidak buta warna

Hal yang wajib diperhatikan bagi pendaftar PKN STAN ialah tidak memiliki riwayat mata mengalami buta warna. Sebab hal ini dapat mengganggu dan merepotkan saat penugasan dinas. Nah, calon pendaftar yang menggunakan kacamata dibatasi maksimal memiliki dioptri lensa yakni 2 baik kanan dan kiri. Jika salah satu atau keduanya melebihi maka tidak diperbolehkan.

Khusus jurusan Kepabeanan dan Cukai selain tidak buta warna juga tidak diperbolehkan menggunakan kacamata.